Boy George: Elite Hollywood Bukan Target |
| Boy George: Elite Hollywood Bukan Target Posted: LONDON, KOMPAS.com — Setelah beberapa tahun mengalami beberapa perkara hukum yang kecil, artis musik Inggris, Boy George (48), mengatakan bahwa ia kini kembali dan lebih memfokuskan diri daripada sebelumnya kepada proyek-proyek kreatifnya, termasuk bisnis fashion. Produk fashion keluarannya, dari busana, pakaian dalam, dan perhiasan, diberinya label B-Rude. Sebetulnya, penjualannya sudah berjalan beberapa tahun di The Clerk's House, London. Namun, kini produk itu bisa dibeli pula secara online melalui b-rudeuk.com. Kata George, yang pada 1980-an populer dengan grup Culture Club dan dandanan menornya, produknya tersebut telah memiliki sejumlah penggemar dari kalangan ternama. "Kami baru saja membuat pakaian untuk Debbie Harry yang menghibur, untuk turnya baru-baru ini yang amat menggairahkan dan sangat keren," kata George, yang kemudian lebih dikenal sebagai DJ. "Dan, kami juga mendandani Kylie Minogue untuk bagian akhir dari tur dunianya yang terakhir!" sambung George, yang penyuka sesama jenis. Walaupun demikian, masih kata George, ia tak mengutamakan kalangan elite Hollywood. "Kami tidak menargetkan orang-orang yang 'mengenakan' uang, Anda tahu, mereka yang akan membunuh demi memiliki tas tangan terkini karya perancang fashion," jelas George, yang kini dikenal sebagai DJ. "Kami tidak menjalankan sistem waralaba. Kami seperti kalangan punk, menurut saya," tambahnya. (people.com/b-rudeuk.com/ATI) This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from Add Images to any RSS Feed To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar